Inovasi Daerah menghadapi New Normal pada Sektor Rumah Makan atau Restoran di Kabupaten Seruyan

Dalam menghadapi New Normal pada pandemi Virus Covid-19  di tahun 2020 ini setiap kegiatan dan aktivitas masyarakat di Kabupaten Seruyan terutama bagi penggerak Sektor Rumah Makan atau Restoran harus selalu dapat menerapkan protokol kesehatan dalam segala rutinitas dalam menjalankan usahanya sehari-hari dalam melayani pembeli atau pelanggan yang ingin makan dan minum di Rumah Makan atau Restoran agar tetap higienis dan terjaga serta terhindar dari penyakit, terutama Virus Covid-19 yang sedang melanda, Tindakan salah satu caranya adalah dengan selalu mencuci tangan sebelum masuk Rumah Makan atau Restoran hal ini untuk dapat memutus mata rantai penyebaran Virus Covid-19 terutama dan jaga jarak dengan pengunjung atau pembeli lainnya di Rumah Makan atau Restoran agar masyarakat tetap aman dan terhindar dari dampak terjangkitnya Virus Covid-19 dan roda perekonomian dan pendapatan masyarakat Usaha Kecil Menengah yakni penggiat usaha Rumah Makan atau Restoran tetap bertahan ditengah pandemi Virus Covid-19 serta kebutuhan Sandang dan Pangan tetap terpenuhi untuk masyarakat khususnya di Kuala Pembuang daerah ibukota Kabupaten Seruyan.

Fasilitasi Rancangan Akhir Perubahan RKPD Kabupaten Seruyan tahun 2020

 

Kuala Pembuang, 22 Juli 2020.

Bertempat du Aula Bappeda Kabupaten Seruyan di laksanakan fasilitasi Rancangan Akhir Perubahan RKPD Kabupaten Seruyan tahun 2020 oleh Bappedalitabang Provinsi melalui secara virtual melalui video conference. Kegiatan ini di pimpin langsung oleh Kepala Bappeda Kabupaten Seruyan yang saat ini diwakilkan Sekretaris Bappeda Kabupaten Seruyan dan didampingi pejabat eselon III dan IV serta bidang Perencanaan, Evaluasi dan Informasi Pembangunan Daerah Bappeda Kabupaten Seruyan.
Fasilitasi Rancangan Akhir Perubahan RKPD Kabupaten Seruyan tahun 2020 ini dilaksanakan mengacu pasal 343 Permendagri Nomor 86 tahun 2017 tentang Tatacara Perencanaan Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah tentang RPJPD dan RPJMD, serta Tata Cara Perubahan RPJPD, RPJMD dan RKPD, bahwa Pemerintah Daerah dapat melakukan perubahan RKPD apabila hasil evaluasi pelaksanaannya dalam tahun berjalan menunjukan adanya ketidaksesuaian dengan perekembangan keadaan. Selanjutnya sebelum Perubahan RKPD Kabupaten Seruyan tahun 2020 ditetapkan menjadi Peraturan Bupati/Walikota, Pemerintah Daerah menyampaikan rancangan Peraturan Kepala Daerah (PERKADA) Perubahan RKPD Kabupaten Seruyan tahun 2020 ke Gubernur melalui kepala Bappedalitbang Provinsi Kalimantan Tengah untuk difasilitasi. Hasil Fasilitasi Rancangan Akhir Perubahan RKPD Kabupaten Seruyan tahun 2020 ini menjadi dasar dalam proses penetapan Perubahan RKPD Kabupaten Seruyan tahun 2020 dengan Peraturan Bupati Seruyan.

 

Inovasi Daerah menghadapi New Normal Pada Sektor Transportasi Umum di Kabupaten Seruyan

Dalam menghadapi New Normal pada pandemi Virus Covid-19 setiap aktivitas dalam kehidupan bermasyarakat terutama para penggerak roda transportasi umum di Kabupayen Seruyan harus selalu menerapkan protokol kesehatan dalam segala aktivitas maupun kegiatan sehari-hari dalam melayani penumpang yang ingin masuk atau keluar wilayah Kabupaten Seruyan. Tindakan ini adalah salah satu cara untuk dapat memutus mata rantai penyebaran Virus Covid-19 terutama di sektor transportasi umum agar setiap masyarakat tetap aman dan terhindar dari dampak terjangkitnya Virus Covid-19 dan roda perekonomian dapat membaik serta penumpang, arus barang dan jasa tetap lancar sehingga dapat menghindari keterisolasian daerah dan kebutuhan barang dari luar daerah tetap dapat terpenuhi untuk masyarakat baik di daerah kecamatan maupun di daerah ibukota kabupaten.
 
Tujuan Inovasi Daerah menghadapi New Normal Pada Sektor Transportasi Umum
Menjaga kestabilan arus barang dan jasa  yang sangat membutuhkan sektor transportasi umum dan mendorong peningkatan perekonomian dan pendapatan masyarakat khususnya penggerak moda transportasi umum dengan kegiatan normal baru akibat pandemi covid-19 serta serta tatanan kehidupan baru masyarakat menjadi terhindar dari penyebaran virus covid-19 dengan tetap menjalankan protokol kesehatan yang teratur.
 
Manfaat yang diperoleh
Memutus mata rantai dan mengurangi dampak penyebaran pandemi Virus Covid-19 di masyarakat khususnya di bidang transportasi umum sehingga masyarakat yang sebagai penggerak roda transportasi umum dan ingin keluar dan masuk kewilayah kabupaten seruyan tetap aman dan sehat sehingga dapat mencegah peningkatan kasus tertularnya virus covid-19 terhadap masyarakat kabupaten seruyan 
 
Hasil yang diperoleh
Meningkatkan perekonomian dan pembangunan serta kemajuan daerah kabupaten seruyan dan mengurangi dampak kemiskinan, serta ketertinggalan dari daerah lain.

Inovasi Daerah menghadapi New Normal Pada Sektor Tempat Wisata di Kabupaten Seruyan

Inovasi Daerah menghadapi New Normal Pada Sektor Tempat Wisata di Kabupaten Seruyan

Dalam menghadapi New Normal pada pandemi Virus Covid-19 setiap aktivitas dalam kehidupan bermasyarakat harus selalu menerapkan protokol kesehatan dalam segala aktivitas diluar rumah . Tindakan ini dapat memutus mata rantai penyebaran Virus Covid-19 terutama di tempat-tempat wisata agar setiap pengunjung dapat aman dari dampak terjangkitnya Virus Covid-19 dan masyarakat pada umumnya yang ingin berlibur ataupun berwisata dapat menikmati dengan aman dan objek atau tempat wisata masih dapat menarik peminat dan bisa memperoleh pendapatan sehingga kebiasaan dengan hidup sehat dan tingkat pendapatan perekonomian di bidang pariwisata tetap baik dan stabil.

Tujuan Inovasi Daerah menghadapi New Normal Pada Sektor Tempat Wisata.

Mendorong minat pengunjung dan menjaga kestabilan pendapatan dalam sektor wisata di suatu daerah dan masyarakat dapat beraktivitas kembali dengan normal baru dengan tetap menjalankan protokol kesehatan yang teratur.

Manfaat yang diperoleh.

Memutus mata rantai dan mengurangi dampak penyebaran pandemi Virus Covid-19 di masyarakat khususnya di bidang pariwisata sehingga masyarakat yang memanfatkan liburnya dengan berwisata tetap aman dan sehat.

Hasil yang diperoleh

Meningkatkan perekonomian pembangunan di daerah dan meningkatkan pendapatan asli daerah yang digunakan untuk pembangunan suatu daerah agar lebih maju dan mandiri.